Narcistbandit

This is your life and it's ending one minute at a time.

Buku-Buku

Akhir tahun 2011 kemarin saya dapat kejutan dari si bos.

Tanpa disangka-sangka saya dapat kiriman 32 buku fiksi yang masuk dalam daftar “The New York Times Best Seller 2011”. Hampir semua buku itu adalah buku yang ingin saya beli.

Jadi sekarang, berkat hadiah itu, saya bisa menghemat uang jutaan rupiah dan lebih banyak membaca buku.

“I have always imagined that paradise will be a kind of library” -Jorge Luis Borges (1899-1986)

Selamat Pagi 2012

Akhirnya tahun 2011 terlewati dengan nilai B+ karena resolusi yang saya buat di awal tahun hampir semuanya tercapai. Memang resolusinya tidak panjang (makin tua saya belajar bahwa resolusi itu tidak perlu bererot), tapi ketika tercapai maka cukup dalam maknanya.

Akhir Desember kemarin ketika seorang teman dekat bertanya: “Bagaimana kehidupan loe?”
Saya bisa dengan senang hati menjawab: “Lagi bahagia karena kayaknya semua lagi ada.”

Mungkin itu juga yang membuat saya jauh-jauh hari memutuskan untuk tidak ke mana-mana dan tidak ngapa-ngapain di malam pergantian tahun. Semua ajakan untuk ikut dalam acara menyambut tahun baru saya tolak. Saya ingin sendirian, menikmati diri sendiri (bukan dalam artian yang “itu” ya!). Saya sedang tidak butuh keriaan karena diri saya sendiri sudah cukup ria.

Dan subuh ini, di hari pertama tahun 2012, saya terbangun dalam perasaan senang. Senang karena sepinya suasana (ini yang saya nikmati setiap bangun sebelum subuh), juga senang karena ada harapan besar di tahun yang baru ini. Sekedar bocoran, tahun ini akan ada mimpi dan cita-cita besar saya yang terwujud. Tidak lama lagi! Tidak lama lagi!

Jadi, selamat tahun baru! Semoga tahun ini lebih baik daripada tahun lalu! Semangat!

Teman ambil cuti = Makan makan

Ini kebiasaan. Kalau ada teman yang kebetulan ambil cuti maka saya kebagian ikut jalan-jalan dan makan-makan. Maklumlah, bagi saya tiap hari adalah cuti, maka sayalah yang paling bisa diajak berkeliaran oleh teman yang kesepian akibat mengambil cuti sendirian.

Itulah yang terjadi kemarin dan hari ini. Seorang teman yang sedang cuti mengajak saya untuk berwisata kuliner. Memang tidak ke banyak tempat makan seperti yang biasanya saya lakukan, tapi lumayan membuat perut saya yang sudah buncit jadi semakin buncit. (Padahal kurang dari seminggu lagi saya harus bertemu dengan si pacar)

Kemarin sore, kami makan di warung Soto Mie Bogor yang enak dan segar di Jl. Teuku Umar Barat. Sedangkan hari ini kami makan siang di warung Oppen, sebuah restoran milik teman yang makanannya tidak pernah mengecewakan.

Tidak tanggung-tanggung, saya makan nasi rawon dan nasi tim ayam. Dua-duanya super uenak!

hadiah akhir tahun dari bos: semua buku fiksi yang ada dalam daftar NY Times Best Seller 2011. Total 32 buku. *bahagia*

Chrismukkah

Salah satu hal yang membuat saya gembira di setiap penghujung tahun adalah ada banyak perayaan di sana. Ada yang merayakan Chanukkah, ada yang merayakan Natal, dan tentu semua ikut merayakan pergantian tahun. Suasana menjelang akhir tahun di negara inipun tidak kalah membuat perasaan gembira. Hujan yang mulai mengguyur dan membuat udara sejuk tentu selalu saya tunggu-tunggu.

Sore itu, 25 Desember 2011, saat hujan mengguyur dengan derasnya, kami berkumpul di restoran seorang teman untuk merayakan Chrismukkah dengan makan malam bersama. Masing-masing membawa makanan untuk dibagi dalam acara makan malam itu. Ada yang membawa salad, kebab, cumi-cumi, sosis, pork ribs, cake, puding, dan tidak ketinggalan wine.

Acara malam itu sungguh hangat. Duduk di satu meja bersama-sama (10 orang), saling oper makanan, bercerita satu sama lain, dan tertawa.  Umumnya kami semua adalah perantau yang tidak bisa pulang untuk berkumpul dengan keluarga di hari raya itu, namun acara ini cukup mengobati rasa kangen.

Semoga tahun depan kami masih bisa berkumpul dan bergembira bersama lagi.